Konflik dimulai setiap kali Sakuradaimon mencoba menegur Kohinata karena pelanggaran atribut sekolahnya. Namun, karena sifat Sakuradaimon yang terlalu kaku dan Kohinata yang sangat ponkotsu (ceroboh/payah), interaksi mereka selalu berakhir dengan situasi yang aneh, memalukan, sekaligus lucu.
Alih-alih menjadi hubungan "kucing dan tikus" yang penuh kebencian, Sakuradaimon pelan-pelan justru mulai merasa tertarik (dan seringkali salah tingkah) dengan kepolosan Kohinata. Sebaliknya, Kohinata yang awalnya hanya merasa terganggu, mulai menikmati perhatian yang diberikan oleh sang komite disiplin tersebut.