danmaku icon

Sambil Ngedot, Jack Bayi Orangutan Ini Harus Jalani Nebulisasi Akibat Asap Karhutla

0 วิว15 ชั่วโมงที่แล้ว

Anak orangutan bernama Jack menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan akibat dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menurunkan kualitas udara di Kalimantan Timur. Kondisi ini diungkap Centre for Orangutan Protection (COP) melalui unggahan resmi di akun Instagram mereka, Selasa (8/9/2026). Tim dokter hewan COP kemudian memberikan tindakan nebulisasi kepada Jack untuk melembapkan saluran pernapasannya dan mengencerkan dahak, guna membantu bayi orangutan tersebut bernapas lebih mudah, sembari tetap diberi susu melalui dot agar asupan nutrisinya tidak terganggu selama proses perawatan berlangsung. Kasus Jack menambah daftar panjang orangutan yang terdampak krisis asap karhutla di Kalimantan sepanjang Agustus-September 2026. Di Ketapang, Kalimantan Barat, orangutan dewasa bernama Sempurna bahkan meninggal dunia akibat gangguan pernapasan berat usai terpapar asap pekat, meski sempat mendapat terapi oksigen dari tim BKSDA dan YIARI. Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) turut melaporkan sedikitnya 21 orangutan mengalami gejala gangguan pernapasan di kawasan konservasi Mawas, Kalimantan Tengah, sementara 11 orangutan lain dievakuasi dari Sekolah Hutan Samboja, Kutai Kartanegara, setelah asap mulai mengganggu jarak pandang di kawasan tersebut. Rentetan kasus ini menegaskan asap karhutla kini menjadi ancaman kesehatan nyata bagi populasi orangutan liar maupun yang berada dalam program rehabilitasi.
warn iconห้ามทำซ้ำหรือดัดแปลงโดยไม่ได้รับอนุญาตจากครีเอเตอร์
creator avatar

วีดีโอแนะนำสำหรับคุณ

  • ทั้งหมด
  • อนิเมะ