Tidak semua keputusan pemerintah akan sesuai dengan keinginan kita. Karena setiap kebijakan dibuat untuk masyarakat yang sangat beragam, dengan kebutuhan dan sudut pandang yang berbeda-beda.
Sebagai rakyat, kita boleh tidak setuju. Tapi Islam mengajarkan agar tetap menjaga adab, tidak mudah mencela, memprovokasi, atau menyebarkan kebencian. Jika ada kebijakan yang belum kita pahami, bisa jadi ada pertimbangan besar yang tidak kita ketahui.
Allah ﷻ berfirman yang artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nabi Muhammad) serta ululamri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya) jika kamu beriman kepada Allah dan hari Akhir. Yang demikian itu lebih baik (bagimu) dan lebih bagus akibatnya (di dunia dan di akhirat).” (QS An-Nisā' [4]: 59).
Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:
"Wajib atas seorang muslim untuk mendengar dan taat (kepada pemimpin) dalam perkara yang ia sukai maupun yang ia benci, selama tidak diperintahkan untuk melakukan maksiat. Namun, apabila diperintahkan untuk berbuat maksiat, maka tidak ada (kewajiban) mendengar dan tidak pula taat." (HR Bukhari: 7144).
Tugas kita mendoakan agar para pemimpin diberi hidayah, keadilan, dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Karena ketika pemimpin baik, dampaknya juga akan kembali kepada masyarakat.
Semoga Allah menjaga negeri ini dan membimbing para pemimpin kita kepada kebaikan. Amin.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
Sumber = https://www.instagram.com/reels/DYo-J2Hh0-i/
#TaatKepadaPemimpin #AdabDalamBerbedaPendapat #BijakBersikap #JagaPersatuan #NasihatIslam #DoakanPemimpin #MuslimBijak #Banyuwangi #JawaTimur #Indonesia