Film ini mengisahkan tiga sahabat bernama Anto (Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benedictus Siregar) yang tengah terjerat masalah keuangan. Anto harus mengumpulkan mahar Rp150 juta dalam sebulan untuk menikahi kekasihnya, Dimas frustrasi karena konten horornya tak kunjung viral, sementara Indra tenggelam dalam utang pinjaman online.
Dalam keputusasaan, mereka menemukan buku mantra kuno peninggalan kakek Indra. Dari situ muncul ide gila: menjual sate dari daging gagak, bukan untuk manusia, melainkan untuk makhluk gaib seperti kuntilanak, pocong, dan genderuwo.