Perdana Menteri Korea Utara Kim Il Sung dan rombongan mengunjungi Indonesia pada 10-20 April 1965. Kunjungan itu dalam rangka memperingati satu dasawarsa Konferensi Asia Afrika.
Selama kunjungannya di Indonesia, Kim Il Sung diajak melihat-lihat Kebun Raya Bogor oleh Sukarno. Kim Il-sung terkesima oleh bunga anggrek berwarna ungu yang tampak asing baginya.
Sukarno berniat menghadiahkan bunga anggrek tersebut dan menamainya Kimilsungia, perpaduan nama Kim Il-sung dan Indonesia.
Awalnya Kim Il-sung menolak, namun Sukarno berhasil meyakinkannya. Sukarno juga berjanji akan menyempurnakan teknik budidaya anggrek dalam satu sampai dua tahun agar dapat dikembangbiakkan di Korea Utara.