0Mengikuti
14Pengikut
18Suka
Langkah bunga teratai perlahan menggoyang, menimbulkan riak halus; busana berkilauan sedikit bergese
0 Ditonton
Teh putih dengan ketenangan tanpa urusan lain, aku menunggu angin sekaligus menantimu
Anggun dan lembut usia tiga belas tahun lebih, seperti bunga kacang polong di ujung musim dingin yan
98 Ditonton
Cahaya lilin merah berayun menyingkap kaki putih, tirai bergelombang hijau menyembunyikan pemandanga
91 Ditonton
Air adalah riak mata, gunung adalah kening yang berkerut.
4 Ditonton
Di utara ada seorang wanita cantik, luar biasa dan mandiri.
2 Ditonton
Sutra merah muda melingkari salju, ikat awan tipis; sekali berputar, angin musim semi memancarkan se
Bayangan lilin merah bergoyang, genderang keji menggema, pinggang ular meleleh seakan sebentar lagi
1 Ditonton
Gaun berkilauan seolah willow terhempas angin, bayangan lilin bergoyang menembus wajah indah seperti
3 Ditonton
Cahaya bulan mengintip melalui celah awan, keringat membasahi tulang kupu-kupu yang merona.
Teh putih, sukacita sederhana tanpa urusan lain, aku menunggu angin sekaligus menunggumu.
Manik-manik berputar, bintang-bintang bergoyang, sulur bunga gemetar, naga dan ular bergerak
Pinggang lentur meliuk di angin musim semi yang deras, lengan menari melengkung seperti bulan purnam
5 Ditonton
Tengah malam tiba-tiba menyadari di samping perahu teratai, seluruh kolam teratai merah telah tertun
Di negeri selatan ada seorang wanita cantik, menari dengan pinggang hijau yang ringan dan anggun
10 Ditonton
Lonceng emas meninggalkan bekas madu di tempatnya, pita sutra melonggarkan pasir yang diterbangkan o
17 Ditonton
Angin berputar, pinggang bergerak di sepanjang sungai melengkung, bulan melintasi awan mengalir, aro
14 Ditonton
Kulit emas mengekang dada dengan warna salju yang jelas, pinggang ular melingkar menciptakan pasang
Teh putih murni dan bahagia, tidak ada yang lain yang penting, aku menunggu angin dan kamu
Tidak ada hasil relevan yang ditemukan