0Mengikuti
0Pengikut
0Suka
“Tahun itu angin sangat kencang, sampai menerbangkan banyak orang.”
0 Ditonton
“Segala yang telah berlalu hanyalah prolog; bersyukur atas pertemuan, tak ada penyesalan saat perpis
2 Ditonton
“Kau membuat kebohongan itu terdengar begitu indah, aku sampai mengira kali ini aku yang menang.”
1 Ditonton
“Waktu lebih mampu menyingkap kebenaran dibandingkan mata.”
“Pohon kering suatu hari pasti akan menyambut musim semi, namun cermin yang pecah takkan pernah utuh
“Setiap pertemuan pasti ada alasannya, entah itu anugerah atau pelajaran.”
“Sampah masyarakat, kebanggaan kecil ibu.”
“Kata ‘selamat tinggal’ sebenarnya lebih ke penyesalan atau kekecewaan?”
“Kalau suka, hargailah; kalau terlewat, benar-benar terlewat.”
“Melihat bunga saja sudah cukup, kenapa harus peduli milik siapa bunga itu?”
“Asalkan teringat padamu, langit berbintang pun langsung menyala.”
“Yang aku nantikan bukanlah salju, tapi musim dingin bersamamu; yang aku nantikan bukanlah bulan, ta
4 Ditonton
"Hargai dirimu yang sekarang, dan kamu bukan lagi dirimu yang dulu."
"Jika Anda tidak memahami simpulnya, tunggulah waktu untuk mengungkapnya."
“Kita semua terbiasa melihat akhir yang bahagia dalam novel, tapi kita lupa bahwa akhir yang buruk a
3 Ditonton
“Matahari terbenam kembali ke pegunungan dan lautan, yang menyembunyikan makna yang dalam.”
"Permen karet biru telah bertemu dengan burung belalang. Aku tidak mencintai apa pun selain kamu."
"Saya menyalakan dupa untuk menyembah para dewa, tetapi sulit untuk menenangkan hati saya. Jika tida
"Penampilan singkatmu bagaikan salju yang turun di hatiku yang berkarat."
"Melihat ke belakang, perahu telah melewati Pegunungan Sepuluh Ribu; melihat ke depan, jalannya panj
14 Ditonton
Tidak ada hasil relevan yang ditemukan