SUDAH MATI 3 TAHUN LALU TETAP DIPENGGAL! Kepala Oliver Cromwell (Inggris, 1661)
Phản hồi
Báo xấu
2 Lượt xem Premium18 tiếng trước
Tragedi pasca-kematian Oliver Cromwell (1661) merupakan salah satu contoh paling ekstrem dari eksekusi simbolis (post-mortem execution) dalam sejarah politik Kerajaan Inggris. SetelahRestorasi Monarki di bawah Raja Charles II, Cromwell yang dianggap sebagai pemicu eksekusi Raja Charles I digali kembali dari Westminster Abbey. Jasadnya digantung di Tyburn dan kepalanya dipancangkan di puncak Westminster Hall selama hampir seperempat abad. Setelah terlepas akibat badai pada akhir abad ke-17, kepala tersebut berpindah tangan di antara para pengumpul barang antik selama ratusan tahun sebelum akhirnya dimakamkan dengan tenang di Cambridge pada tahun 1960.
Không được đăng tải lại nội dung khi chưa có sự cho phép của nhà sáng tạo
Tragedi pasca-kematian Oliver Cromwell (1661) merupakan salah satu contoh paling ekstrem dari eksekusi simbolis (post-mortem execution) dalam sejarah politik Kerajaan Inggris. SetelahRestorasi Monarki di bawah Raja Charles II, Cromwell yang dianggap sebagai pemicu eksekusi Raja Charles I digali kembali dari Westminster Abbey. Jasadnya digantung di Tyburn dan kepalanya dipancangkan di puncak Westminster Hall selama hampir seperempat abad. Setelah terlepas akibat badai pada akhir abad ke-17, kepala tersebut berpindah tangan di antara para pengumpul barang antik selama ratusan tahun sebelum akhirnya dimakamkan dengan tenang di Cambridge pada tahun 1960.