Kalau ngomongin soal film anime yang ABSOLUTE CINEMA, Makoto Shinkai pasti jadi jawabannya. Tapi berbeda dengan Kimi no Nawa atau Suzume, film yang satu ini nggak punya elemen Sci-Fi yang megah. Cuma cerita Romance biasa, tapi kenapa bisa se-berkesan ini?
Di video kali ini, gue mau jujur-jujuran soal kesan pertama gue nonton 5 Centimeters Per Second. Jujur, awalnya gue sempet kecewa sama ending-nya. Tapi setelah gue endapkan dan bedah lagi setiap detailnya, gue baru sadar betapa jeniusnya Shinkai dalam menyampaikan "rasa" lewat animasi.
Gue bakal bedah beberapa poin penting:
Animasi sebagai Rasa: Kenapa adegan Takaki ngelihatin jam di kereta itu jenius banget?
Simbolisme Roket: Makna tersembunyi di balik asap roket NASA yang membelah langit.
Realita Hubungan: Masalah Kejujuran dan Waktu yang bikin hubungan Takaki & Akari jadi nyesek.
The Power of Music: Bedah lirik lagu "One More Time, One More Chance" yang ternyata adalah isi hati Takaki yang sesungguhnya.
Apakah ini film sedih? Iya. Tapi apakah bikin nangis? Sini gue ceritain perspektif gue kenapa film ini kerasa "sakit tapi gak berdarah".
Tonton sampai habis dan kasih tau gue di kolom komentar:
Lu tim yang nyesek karena nasib Takaki yang gagal move on, atau tim yang ngerasa keputusan Akari itu sudah paling bener? 👇
Jangan lupa LIKE, SHARE, dan FOLLOW buat konten deep-talk anime lainnya! PLUS ULTRA! 💥