π¬ TAN MALAKA PART 1 β AWAL KISAH SANG REVOLUSIONER β οΈ Gambar hanyalah ilustrasi π Tan Malaka lahir dengan nama Ibrahim di Pandan Gadang, dekat Suliki, Sumatera Barat, pada akhir abad ke-19. π Tahun kelahirannya masih diperdebatkan oleh para sejarawan, dengan perkiraan antara 1894 dan 1897. π Ia berasal dari lingkungan masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi: π Adat dan tradisi π Pendidikan π Agama Islam π Sejak kecil, Tan Malaka dikenal memiliki kecerdasan yang menonjol. π Pada tahun 1908, ia menempuh pendidikan di Kweekschool, Fort de Kock (sekarang Bukittinggi). π Di sekolah tersebut, kemampuannya menarik perhatian seorang guru Belanda bernama G. H. Horensma. π Pada tahun 1913, Tan Malaka mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan guru ke Belanda. π Ia belajar di Rijkskweekschool, Haarlem, sebuah lembaga pendidikan guru di Belanda. π Selama berada di Eropa, Tan Malaka mulai mengenal berbagai pemikiran: π Sosialisme π Marxisme π Perjuangan kaum buruh π Politik dan perubahan sosial π Pada tahun 1914, Perang Dunia Pertama meletus dan mengguncang Eropa. π Pada tahun 1917, Revolusi Rusia semakin menarik perhatiannya terhadap gagasan perubahan sosial dan politik. π Pada tahun 1919, Tan Malaka kembali ke Hindia Belanda. π Ia bekerja sebagai guru bagi anak-anak buruh perkebunan di Deli, Sumatera Timur. π Di sana, ia menyaksikan ketimpangan sosial antara: π Pengelola perkebunan kolonial π Para buruh perkebunan π Keluarga pekerja pribumi π Pengalaman tersebut semakin memperkuat keyakinannya bahwa pendidikan dan perubahan sosial sangat penting bagi rakyat. π Pada tahun 1921, Tan Malaka meninggalkan Deli dan menuju Jawa untuk terlibat lebih jauh dalam gerakan pendidikan dan politik. π₯ Namun, perjalanan Tan Malaka baru saja dimulai! π Pada tahun 1922, ia akan berhadapan dengan pemerintah kolonial Belanda hingga akhirnya ditangkap dan diasingkan. π Referensi sejarah: β’ Harry A. Poeze β Tan Malaka: Pergulatan Menuju Republik β’ Tan Malaka β Dar