Film Indonesia yang dirilis pada tahun 1974 ini menceritakan karena pergi mencari nafkah di luar Jawa, Sulastri (Titien Sumarni) dititpkan di rumah pamannya. Ia diperlakukan sebagai babu oleh bibi Subimo (Mien Sondakh) dan saudara sepupunya Haryati (Paulina Robot). Untuk sekadar menghilangkan penderitaan, Sulastri sering terhibur oleh sopir (S. Poniman), koki (Srimulat) dan pelayan (Kuntjung). Seorang pemuda bernama Hirlan (Chatir Harro) bertunangan dengan Haryati, tetapi dalam pesta pertunangan itu mata dan hatinya berbelok pada Sulastri.