Film The Witch (2015/2016) karya Robert Eggers bukan tipe horor yang bakal mengagetkanmu dengan jump scare murahan atau monster berdarah-darah setiap lima menit. Film ini adalah folk horror dengan pendekatan slow-burn, yang membangun ketakutan secara perlahan lewat atmosfer mencekam, paranoia, dan disintegrasi sebuah keluarga.
Sinopsis Singkat :
Berlatar di New England pada abad ke-17 (tahun 1630-an), sebuah keluarga Puritan yang sangat taat diasingkan dari komunitasnya karena perbedaan pandangan agama. Mereka membangun tempat tinggal di tepi hutan terpencil. Ketenangan mereka hancur saat bayi laki-laki mereka yang masih balita hilang secara misterius saat dijaga oleh putri sulung mereka, Thomasin (Anya Taylor-Joy). Rasa bersalah, rasa takut, dan fanatisme agama perlahan meracuni pikiran mereka, memicu saling tuduh tentang siapa yang menjadi agen iblis di antara mereka.