01. Kursi Paling Depan
⚡ vibe anisong — energi rock & emosi
[Verse 1]
Terbelenggu di satu titik mata
Kau di sana, di kursi paling depan
Tempat dimana logika menyerah
Di binar mata yang memijar cerah
[Pre-Chorus]
Diam-diam kusimpan di balik papan tulis
Sesuatu yang tak pernah boleh habis
Menggantung di langit-langit ruang ini
Antara salah dan sunyi
[Chorus]
Dinding tak lagi mampu menampung rindu
Bibir ini bicarakan masa lalu
Dinding tak lagi mampu menahan paku
Hati ini merangkai masa depanmu
[Verse 2]
Di udara debu kapur menari
Mereka saksi di setiap bait
Jari memetik di kertas yang putih
Menggores mimpi khayalan bersemi
[Pre-Chorus]
Diam-diam kusimpan di balik papan tulis
Sesuatu yang tak pernah boleh habis
Menggantung di langit-langit ruang ini
Antara salah dan sunyi
[Chorus]
Dinding tak lagi mampu menampung rindu
Bibir ini bicarakan masa lalu
Dinding tak lagi mampu menahan paku
Hati ini merangkai masa depanmu
[Bridge]
Jurang yang dalam di antara dua dunia
Dipisahkan waktu dan tumpukan norma
Berdiri di sini, bertukar pandang ke sana
Jadi peranan ini apakah berarti?
[Chorus — Double]
Dinding tak lagi mampu menampung rindu
Bibir ini bicarakan masa lalu
Dinding tak lagi mampu menahan paku
Hati ini merangkai masa depanmu
[Outro]
Waktu habis, kursi itu kosong kembali
Kapur pun luruh, mimpi tetap di sini
Mungkin cukup kutahu dalam diam ini
Ada sesuatu yang tak harus dihampiri