Setelah kota kena banjir, walikota mengubah fokus dari sawit ke pembangunan fasilitas keagamaan seperti masjid dan gereja kecil, plus trotoar untuk akses warga. Ia menyebut akan fokus ke “keagamaan dulu” dan menata trotoar agar orang bisa masuk ke rumah ibadah dengan rapi. Perubahan arah ini memberi kontras menarik: dari proyek sawit yang bikin banjir ke pembangunan fasilitas umum yang terasa lebih damai. Buat gamers remaja, klip ini bisa menunjukkan aspek lain dari Theotown, bahwa membangun kota bukan cuma soal industri dan uang, tapi juga fasilitas sosial dan spiritual. Tonton video lengkap bila kamu ingin lihat bagaimana kombinasi fasilitas ibadah dan infrastruktur lain mempengaruhi perkembangan kota.