Mengisahkan perjalanan hidup seorang profesor yang pensiun di masa Perang Dunia II dan hubungan hangatnya dengan mantan murid-muridnya yang terus mengaguminya selama beberapa dekade. Judulnya, yang berarti "Belum" atau "Belum Siap," merujuk pada tradisi perayaan ulang tahun sang profesor di mana ia menjawab "Mah-da-kai?" (Apakah kamu siap [mati]?) dengan seruan "Madadayo!" sebagai simbol semangat hidup yang kuat meski usia terus bertambah. Melalui narasi yang menyentuh, film ini menjadi refleksi puitis tentang persahabatan, penghormatan, dan keberanian menghadapi kematian.