Bukan karena Rolls-Royce lupa memasangnya.
Pada banyak model Rolls-Royce, pengemudi justru melihat Power Reserve daripada tachometer konvensional. Jarum tersebut menunjukkan seberapa besar kapasitas tenaga mesin yang masih tersedia — bukan berapa RPM mesin sedang berputar.
Karena filosofi Rolls-Royce memang sedikit berbeda:
Anda tidak perlu tahu seberapa keras mesin bekerja. Anda hanya perlu tahu berapa banyak tenaga yang tersisa. 😎
Tapi benarkah Rolls-Royce menganggap RPM sebagai informasi yang “tidak sopan”?
Atau ini hanyalah cara mereka membuat pengalaman berkendara terasa lebih effortless?
Dilarang memposting ulang tanpa izin dari Kreator.
Bukan karena Rolls-Royce lupa memasangnya.
Pada banyak model Rolls-Royce, pengemudi justru melihat Power Reserve daripada tachometer konvensional. Jarum tersebut menunjukkan seberapa besar kapasitas tenaga mesin yang masih tersedia — bukan berapa RPM mesin sedang berputar.
Karena filosofi Rolls-Royce memang sedikit berbeda:
Anda tidak perlu tahu seberapa keras mesin bekerja. Anda hanya perlu tahu berapa banyak tenaga yang tersisa. 😎
Tapi benarkah Rolls-Royce menganggap RPM sebagai informasi yang “tidak sopan”?
Atau ini hanyalah cara mereka membuat pengalaman berkendara terasa lebih effortless?