Bagaimana jadinya jika sebuah tank ringan dipersenjatai dengan meriam yang terlampau besar hingga hentakannya merusak tank itu sendiri? Inilah cacat bawaan M551 Sheridan yang melahirkan purwarupa M551 76! Saat dirancang pada era Perang Dingin, Sheridan dibekali meriam peluncur rudal kaliber 152 milimeter di atas lambung berbahan aluminium ringan.
Masalah fatal pun muncul di lapangan: setiap kali meriam 152 milimeter itu ditembakkan, daya tolak baliknya (recoil) sangat brutal hingga sering kali membuat bagian depan tank terangkat, merusak sistem elektronik, dan membuat kru di dalamnya terguncang parah. Sebagai solusi rasional, insinyur militer Amerika mencoba menciptakan purwarupa M551 yang dipasangi meriam M32 berkaliber 76 milimeter (meriam andalan yang terbukti stabil pada tank Walker Bulldog).
Pergantian senjata ini membuat Sheridan jauh lebih andal, laju tembakannya lebih cepat, dan sasis aluminiumnya tidak lagi tersiksa oleh daya ledak senjatanya sendiri. Sayangnya, purwarupa logis ini datang terlambat. Militer Amerika saat itu mulai kehilangan minat pada konsep tank ringan tradisional, sehingga M551 76 ini dihentikan dan tak pernah diproduksi massal!
#M551Sheridan #TankAmerika #Purwarupa #TankRingan #KendaraanTempur #SejarahTank