Hidup Diantara Alien dan Manusia
“Hidup Diantara Alien dan Manusia” adalah kisah reflektif tentang dua makhluk dari dunia yang berbeda: Princess Zora, gadis alien dari Planet Unicorn yang hidup di tengah kemegahan galaksi, dan Marta, manusia biasa di Bumi yang memilih menjalani hidup dengan sederhana namun penuh ketulusan.
Di Planet Unicorn, Zora adalah seorang putri yang dihormati dan dijaga. Ia hidup dalam peradaban maju yang mengatur emosi dengan logika, menempatkan tanggung jawab di atas perasaan, dan memandang cinta sebagai sesuatu yang harus rasional. Namun di balik cahaya kristal dan langit kosmik yang indah, Zora merasakan kehampaan. Ia mulai mempertanyakan makna hidupnya setelah mengenal seorang manusia bernama Marta, eseorang yang tidak memiliki kekuatan galaksi, tetapi memiliki hati yang hangat dan tulus.
Sementara itu di Bumi, Marta menjalani kehidupannya sebagai manusia biasa yang terus belajar menjadi lebih baik. Ia tidak memiliki kemewahan luar angkasa, tidak pula takhta kerajaan. Namun ia memiliki keberanian untuk menerima kenyataan. Ketika jarak semesta memisahkan mereka, Marta tidak memilih untuk menunggu dalam kesedihan. Ia memilih melanjutkan hidup, membangun harapan baru, dan berdamai dengan kenangan.
Cerita ini menggambarkan bagaimana hidup di antara dua dunia berarti belajar tentang batas, batas jarak, batas takdir, dan batas kepemilikan. Zora belajar bahwa menjadi alien tidak membuatnya kebal terhadap rasa rindu. Marta belajar bahwa menjadi manusia bukan berarti harus selalu memiliki apa yang dicintai.
Di antara bintang dan langit malam, mereka berbagi percakapan tanpa suara, tentang lelahnya menjadi kuat, tentang cinta yang tak harus dimiliki, dan tentang keberanian untuk tumbuh meski terpisah. “Hidup Diantara Alien dan Manusia” bukan sekadar kisah cinta lintas galaksi. Ia adalah cerita tentang kedewasaan, tentang menerima perbedaan, dan tentang memahami bahwa tidak semua hubungan ditakdirkan untuk bersama selamanya.