Kakashi sering dianggap sebagai ninja santai dan cuek, padahal jika ditelusuri lebih dalam, hidupnya dipenuhi penderitaan sejak kecil. Ayahnya, Sakumo, memilih bunuh diri setelah dicap sebagai pengkhianat desa, meninggalkan luka batin besar yang membentuk kepribadian Kakashi menjadi dingin dan kaku terhadap aturan.
Penderitaan Kakashi berlanjut saat Perang Dunia Shinobi. Ia kehilangan dua sahabat terdekatnya, Obito dan Rin, bahkan harus membunuh Rin dengan tangannya sendiri tanpa mengetahui alasan sebenarnya. Trauma itu menghantui Kakashi sepanjang hidupnya, membuatnya hidup dengan rasa bersalah dan penyesalan yang tak pernah benar-benar hilang.
Meski sudah kehilangan hampir semua orang yang ia sayangi, Kakashi tetap setia melindungi Konoha dan murid-muridnya. Ia memendam rasa sakitnya sendirian, terus bertarung demi masa depan generasi berikutnya. Inilah bukti bahwa di balik sikap santainya, Kakashi adalah salah satu karakter dengan penderitaan terdalam di dunia Naruto.