Realita, Cinta dan Rock’n Roll adalah sebuah film Indonesia tahun 2006 yang disutradarai oleh Upi Avianto dan dibintangi oleh Herjunot Ali, Vino Bastian, dan Nadine Chandrawinata.Ipang (Vino G. Bastian) dan Nugi (Herjunot Ali) adalah dua orang sahabat yang tidak menyukai sekolah dan gemar bermain musik. Kehidupan mereka jalani dengan impian untuk mencapai cita-cita mereka menjadi pemusik Rock’n Roll. Ipang merupakan anak seorang dosen (Frans Tumbuan) dan memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Dido (Baron Yusuf Siregar). Sedangkan Nugi adalah anak tunggal yang tinggal bersama ibunya. Diceritakan ayahnya sudah pergi ke Amerika sejak kecil dan tak pernah sekalipun menengoknya. Mereka berdua (Ipang dan Nugi) sering bolos sekolah hanya untuk bersenang-senang atau main ke toko kaset milik Sandra (Nadine Chandrawinata).
Pada hari pembagian nilai raport, Mama Nugi kecewa karena nilainya selalu rendah. Ia menyuruh Nugi untuk menemui ayahnya (Barry Prima) yang ternyata sudah kembali ke Indonesia. Mengalami hal yang sama, orang tua Ipang kecewa dengan Ipang karena nilainya yang jelek. Dari sinilah Ipang tahu bahwa ternyata ia hanyalah anak adopsi. Ipang marah kepada mereka dan pergi dari rumah.Nugi berusaha untuk menghibur Ipang yang tengah sedih. Melihat hal ini, Nugi pun mengajak Ipang untuk ikut dengannya menemui ayahnya. Ipang setuju, akhirnya mereka berdua pun pergi ke rumah ayah Nugi. Namun tanpa diduga, ternyata ayah Nugi merupakan seorang transeksual dan berpenampilan seperti perempuan. Nugi jadi kecewa dan marah melihat kenyataan ini. Karena selama ini, yang Nugi tahu ayahnya adalah seorang atlet Tae-Kwon-Do yang sangat jago.
Suatu hari ketika berbelanja, mereka mendapat seorang ibu-ibu yang dijambret. Ayah Nugi pun langsung menantang si penjambret untuk berkelahi. Melihat lawannya berpakain layaknya perempuan, si penjambret meremehkan ayah Nugi. Ternyata, penjambret dapat dengan mudah dilumpuh oleh ayah Nugi yang masih jago bela diri. Nugi pun jadi bangga pad