Kisah ini berpusat pada sebuah pernikahan yang tampak bahagia namun menyimpan krisis di baliknya. Shen Yue, seorang putri dari keluarga kaya raya, nekat ingin menikah dengan Nie Jingchen demi memulihkan hubungan mereka. Namun, Nie Jingchen justru menolaknya dengan dingin, bahkan secara terang-terangan mengatakan bahwa ia tak pernah berjanji akan menikahinya. Lebih mengejutkan lagi, ia menyebutkan bahwa tunangan Shen Yue—sahabat masa kecilnya, Manman—memilih mengakhiri hidupnya karena campur tangan Shen Yue, dan kini masih terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit. Di hadapan tuduhan dan ejekan Nie Jingchen, Shen Yue tak mampu membela diri, hanya bisa merasakan semua itu dalam diam.
Di lokasi pernikahan, para asisten Nie Jingchen pun semakin menyindirnya, menganggapnya sebagai perempuan yang “haus kasih”, berusaha mempermalukannya. Shen Yue marah sekaligus tak berdaya, berusaha mati-matian melarikan diri dari pusaran penuh kebohongan dan pengkhianatan ini. Namun, Nie Jingchen justru semakin mendesak, seolah tak berniat melepaskannya. Dari mana sebenarnya pergulatan antara mereka berawal? Apakah Shen Yue memang benar-benar seperti yang dikatakan Nie Jingchen, sang dalang di balik tragedi ini? Lalu, mengapa Nie Jingchen begitu membenci Shen Yue hingga ke akar-akarnya?
Drama pendek ini mengusung alur yang menegangkan dan konflik emosional yang rumit, mempertontonkan cinta dan balas dendam yang saling berkelindan dalam liku‑liku asmara dan permusuhan. Perjuangan serta perlawanan Shen Yue, ketidakpedulian sekaligus obsesi Nie Jingchen, serta kebenaran tersembunyi di baliknya, semuanya akan menghadirkan kepada penonton sebuah badai emosi yang memukau. Daya tarik cerita ini terletak pada bagaimana sebuah cinta yang disalahpahami berujung pada kehancuran, serta bagaimana dua jiwa harus menentukan pilihan di antara kebencian dan pembebasan.
Nama asli:
囚爱罪妻:聂总别追了,夫人只想逃
Nama panggilan:
Dracin
Chinese Mainland
Waktu rilis: 02/04/2026
Kisah ini berpusat pada sebuah pernikahan yang tampak bahagia namun menyimpan krisis di baliknya. Shen Yue, seorang putri dari keluarga kaya raya, nekat ingin menikah dengan Nie Jingchen demi memulihkan hubungan mereka. Namun, Nie Jingchen justru menolaknya dengan dingin, bahkan secara terang-terangan mengatakan bahwa ia tak pernah berjanji akan menikahinya. Lebih mengejutkan lagi, ia menyebutkan bahwa tunangan Shen Yue—sahabat masa kecilnya, Manman—memilih mengakhiri hidupnya karena campur tangan Shen Yue, dan kini masih terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit. Di hadapan tuduhan dan ejekan Nie Jingchen, Shen Yue tak mampu membela diri, hanya bisa merasakan semua itu dalam diam.
Di lokasi pernikahan, para asisten Nie Jingchen pun semakin menyindirnya, menganggapnya sebagai perempuan yang “haus kasih”, berusaha mempermalukannya. Shen Yue marah sekaligus tak berdaya, berusaha mati-matian melarikan diri dari pusaran penuh kebohongan dan pengkhianatan ini. Namun, Nie Jingchen justru semakin mendesak, seolah tak berniat melepaskannya. Dari mana sebenarnya pergulatan antara mereka berawal? Apakah Shen Yue memang benar-benar seperti yang dikatakan Nie Jingchen, sang dalang di balik tragedi ini? Lalu, mengapa Nie Jingchen begitu membenci Shen Yue hingga ke akar-akarnya?
Drama pendek ini mengusung alur yang menegangkan dan konflik emosional yang rumit, mempertontonkan cinta dan balas dendam yang saling berkelindan dalam liku‑liku asmara dan permusuhan. Perjuangan serta perlawanan Shen Yue, ketidakpedulian sekaligus obsesi Nie Jingchen, serta kebenaran tersembunyi di baliknya, semuanya akan menghadirkan kepada penonton sebuah badai emosi yang memukau. Daya tarik cerita ini terletak pada bagaimana sebuah cinta yang disalahpahami berujung pada kehancuran, serta bagaimana dua jiwa harus menentukan pilihan di antara kebencian dan pembebasan.