“Telepon dari Masa Depan” mengisahkan sebuah janji hidup dan mati yang melintasi batas waktu. Sang tokoh utama, Xiao Yu, pada tengah malam menerima sebuah panggilan dari masa depan; penelepon itu mengaku sebagai suaminya, Lu He, dan memperingatkannya bahwa empat jam lagi ia akan tewas terjatuh dari gedung. Namun, ketika ia menoleh ke arah Lu He yang tengah terlelap di sampingnya, ternyata pria itu tampak sehat-sehat saja, bahkan ponselnya pun sedang dalam proses pengisian daya. Panggilan misterius ini membuat Xiao Yu terperangkap dalam kebingungan sekaligus ketakutan. Seiring berjalannya percakapan, ia perlahan menyadari bahwa kenyataannya jauh lebih rumit daripada yang dibayangkannya—Lu He menyebutkan bahwa seminggu lagi ia akan menghadiri pemakaman Xiao Yu, sementara polisi telah menyimpulkan bahwa kematian gadis itu akibat kecelakaan jatuh dari ketinggian. Di saat yang sama, sahabat Xiao Yu, Xu Qing, juga menelepon dan menyampaikan kabar yang tak kalah mencengangkan: ia menduga Lu He telah merencanakan sebuah upaya pembunuhan terhadap Xiao Yu. Menghadapi ancaman ganda yang datang secara tiba-tiba, Xiao Yu harus membongkar kebenaran dalam waktu yang sangat terbatas, sambil melindungi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Kisah ini berpusat pada sebuah insiden di sebuah vila di pegunungan, dengan alur yang penuh putar balik, membawa penonton memasuki dunia penuh misteri dan konflik emosional. Apakah Xiao Yu berhasil lolos dari intrik maut ini? Lalu, apa sebenarnya niat asli Lu He dan Xu Qing? Segala jawaban tersembunyi di balik “Telepon dari Masa Depan” yang mendebarkan ini.
Nama asli:
时空来电
Nama panggilan:
Dracin
Chinese Mainland
Waktu rilis: 21/08/2025
“Telepon dari Masa Depan” mengisahkan sebuah janji hidup dan mati yang melintasi batas waktu. Sang tokoh utama, Xiao Yu, pada tengah malam menerima sebuah panggilan dari masa depan; penelepon itu mengaku sebagai suaminya, Lu He, dan memperingatkannya bahwa empat jam lagi ia akan tewas terjatuh dari gedung. Namun, ketika ia menoleh ke arah Lu He yang tengah terlelap di sampingnya, ternyata pria itu tampak sehat-sehat saja, bahkan ponselnya pun sedang dalam proses pengisian daya. Panggilan misterius ini membuat Xiao Yu terperangkap dalam kebingungan sekaligus ketakutan. Seiring berjalannya percakapan, ia perlahan menyadari bahwa kenyataannya jauh lebih rumit daripada yang dibayangkannya—Lu He menyebutkan bahwa seminggu lagi ia akan menghadiri pemakaman Xiao Yu, sementara polisi telah menyimpulkan bahwa kematian gadis itu akibat kecelakaan jatuh dari ketinggian. Di saat yang sama, sahabat Xiao Yu, Xu Qing, juga menelepon dan menyampaikan kabar yang tak kalah mencengangkan: ia menduga Lu He telah merencanakan sebuah upaya pembunuhan terhadap Xiao Yu. Menghadapi ancaman ganda yang datang secara tiba-tiba, Xiao Yu harus membongkar kebenaran dalam waktu yang sangat terbatas, sambil melindungi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Kisah ini berpusat pada sebuah insiden di sebuah vila di pegunungan, dengan alur yang penuh putar balik, membawa penonton memasuki dunia penuh misteri dan konflik emosional. Apakah Xiao Yu berhasil lolos dari intrik maut ini? Lalu, apa sebenarnya niat asli Lu He dan Xu Qing? Segala jawaban tersembunyi di balik “Telepon dari Masa Depan” yang mendebarkan ini.