“Kamu, masih satu tahun lagi akan mati lho, karena kutukan.”
“Hah?”
Ulang tahun yang ke‑tujuh belas. Penyihir magang Meg, oleh gurunya—penyihir abadi Faust—diberitahu tentang sisa usianya. Satu‑satunya cara untuk membatalkan kutukan itu adalah dengan mengumpulkan seribu tetes air mata kegembiraan manusia, lalu menumbuhkan “benih kehidupan” darinya. Demi mengumpulkan air mata tersebut, Meg pun membuka dunia pribadinya yang selama ini tertutup rapat, dan menjalin hubungan dengan banyak sekali orang. Pertemuan, perpisahan, persahabatan, cinta—dan juga air mata. Setelah meraih begitu banyak kenangan dalam hati dan mengikrarkan berbagai janji, Meg pun mempelajari hal‑hal yang penting sebagai seorang penyihir, lalu menyadari apa yang sesungguhnya ingin diajarkan gurunya kepadanya.
“Aku… sama sekali belum bisa membalas budi pada Guru. Jadi, aku masih—”
Sebuah kisah setahun yang dilalui oleh dua penyihir—seorang guru dan muridnya—yang ceria, penuh kebahagiaan, namun tak lepas dari sentuhan kesedihan.
Nama asli:
直至魔女消逝
Nama panggilan:
Anime
Japan
Waktu rilis: 01/04/2025
“Kamu, masih satu tahun lagi akan mati lho, karena kutukan.”
“Hah?”
Ulang tahun yang ke‑tujuh belas. Penyihir magang Meg, oleh gurunya—penyihir abadi Faust—diberitahu tentang sisa usianya. Satu‑satunya cara untuk membatalkan kutukan itu adalah dengan mengumpulkan seribu tetes air mata kegembiraan manusia, lalu menumbuhkan “benih kehidupan” darinya. Demi mengumpulkan air mata tersebut, Meg pun membuka dunia pribadinya yang selama ini tertutup rapat, dan menjalin hubungan dengan banyak sekali orang. Pertemuan, perpisahan, persahabatan, cinta—dan juga air mata. Setelah meraih begitu banyak kenangan dalam hati dan mengikrarkan berbagai janji, Meg pun mempelajari hal‑hal yang penting sebagai seorang penyihir, lalu menyadari apa yang sesungguhnya ingin diajarkan gurunya kepadanya.
“Aku… sama sekali belum bisa membalas budi pada Guru. Jadi, aku masih—”
Sebuah kisah setahun yang dilalui oleh dua penyihir—seorang guru dan muridnya—yang ceria, penuh kebahagiaan, namun tak lepas dari sentuhan kesedihan.