Bagaimana bisa satu orang meyakinkan ribuan orang—termasuk kaum intelektual—bahwa ia bisa menggandakan uang dari balik jubahnya?
Inilah kisah lengkap Dimas Kanjeng Taat Pribadi, fenomena sekaligus tragedi yang pernah menggemparkan Indonesia.
Dari video viralnya yang seolah 'menciptakan' tumpukan uang Rupiah di atas kursi 'keramat', hingga dukungan mengejutkan dari tokoh sekelas Dr. Marwah Daud Ibrahim yang memberikan "social proof", padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo tumbuh pesat. Ribuan pengikut setia rela menjual rumah dan tanah demi 'mahar' dengan harapan uang mereka akan berlipat ganda.
Namun, di balik janji manis "ATM Gaib" dan tumpukan kuningan palsu, ada rahasia yang jauh lebih kelam.
Bagaimana menurut Anda pelajaran terbesar dari kasus Dimas Kanjeng? Apakah Anda atau orang yang Anda kenal pernah mendengar janji serupa?
Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.