Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan kepada ratusan penerima manfaat dari berbagai sektor. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Pentasyarufan by Proposal. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (17/9/2026).
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program yang dinilai mampu menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi kewajiban umat, tetapi juga instrumen strategis dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas umat.
"Program ini merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Grengseng.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan kepada asnaf yang berhak dengan total mencapai Rp355.700.000. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kepedulian sosial di wilayah Magelang.
Grengseng juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung optimalisasi zakat dan infak melalui Baznas. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu meringankan beban sesama yang membutuhkan.
"Semoga program pentasyarufan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga zakat menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan memperkuat persaudaraan kita," tambah Grengseng.
Ketua Baznas Kabupaten Magelang, M. Kholid As'adi dalam laporannya menyampaikan, total penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada periode 1 Januari hingga 17 September 2026 telah mencapai Rp7,23 miliar. Angka tersebut didominasi oleh perolehan zakat sebesar Rp4,01 miliar, infak sebesar Rp2,9 miliar, dan infak ter