Dengan hancurnya Surga Gua Lizhu, Chen Pingan muda harus menanggung tanggung jawab berat: mengawal Li Baoping dan yang lainnya ke Dinasti Sui Besar untuk melanjutkan studi mereka. Perjalanan ini penuh dengan bahaya, dikejar oleh kavaleri besi Dinasti Li Besar dan dipenuhi oleh iblis dan monster. Pedang misterius A Liang muncul untuk menawarkan bantuan, dan kemudian, tokoh-tokoh sastra seperti Cui Cheng dan yang lainnya juga muncul. Pemuda itu menempuh ribuan mil, mengayunkan tinju tanpa henti, bahunya menanggung janji kehidupan dan beban tanggung jawab. Pemuda ini, seorang pengembara gunung dan sungai, memulai perjalanannya menuju kedewasaan.